SELAMAT BERKUNJUNG DI BLOG PNPM MANDIRI PERDESAAN - GENERASI KEC. CIDAHU KAB. SUKABUMI

Kamis, 18 September 2014

PELATIHAN KPMD dan KADER TEKNIK PNPM-MPd KECAMATAN CIDAHU

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Cidahu melalui Tim Pelaksana Dana Operasional Kegiatan pada pekan lalu sukses menggelar pelatihan bagi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) dan Kader Teknik Desa (KTD).
Kegiatan yang digelar pada Rabu hingga Jumat (10-13/9/2014) di Camp Bravo, Cidahu tersebut diikuti KPMD dan KTD dari 8 Desa di Kecamatan Cidahu berlangsung lancar. Pelatihan KPMD dan KTD tersebut dihadiri Oleh Halimi, S.IP selaku PJOK Kecamatan Cidahu yang sekaligus membuka acara, turut hadir dalam acara tersebut BKAD, UPK, BP-UPK, TP DOK dan PL serta FK/FT Kec. Cidahu selaku pemateri.
Hendro Siswanto, selaku Fasilitator Kecamatan bidang Pemberdayaan mengatakan bahwa pelatihan kali ini sengaja dibuat berbeda dengan pelatihan tahun-tahun sebelumnya, jika dulu pelatihan selalu di laksanakan didalam ruangan, kali ini pelatihan dilakukan di luar ruangan/outdoor. Pelatihan yang dilaksanakan di Camp Bravo yang merupakan lembah perkemahan di kaki Gunung Salak, dibelah Sungai Ciherang, terletak di pedalaman, menjauh dari rumah penduduk, peserta harus berjalan 15 menit dari lapangan parkir di pinggir jalan. Peserta sudah bosan pelatihan didalam ruangan, dengan pelatihan outdoor dilokasi yang sejuk ini peserta sangat menikmati dan merasa refresh disela-sela kegiatan PNPM MP yang sangat padat.
FK Cidahu menambahkan bahwa kegiatan pelatihan ini selalu diadakan setiap tahunnya, untuk itu pelatihan kali ini sifatnya hanya penguatan saja, untuk materi Pelatihan KPMD dibahas mengenai tupoksi KPMD mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan. Selain itu juga dibahas mengenai Undang-Undang Desa yang lagi hangat dan menjadi bahan pembicaraan dimana-mana sehingga KPMD bisa mempersiapkan desanya untuk menyambut dan melaksanakan Undang-Undang Desa di tahun 2015 nanti. Dibahas pula tentang Review dan Penyusunan RPJMDesa, karena dalam Pasal 79 UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa menyebutkan bahwa pemerintah desa dalam melaksanaan program pembangunan harus menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa dan Rencana Pembangunan Tahunan (RPT) Desa. Dalam pasal ini ditegaskan bahwa RPJM Desa dan RPT Desa merupakan satu-satunya dokumen perencanaan di desa.
Sementara itu Fasilitator Teknik (FT) Kec. Cidahu, Hedriansyah Effendi mengatakan tujuan dari kegiatan pelatihan KTD sebagai fungsi untuk penguatan kapasitas, untuk menjadi ujung tombak kader desa yang harus dibekali demi ilmu keteknikan, dengan memberikan pengetahuan praktis-teknis tentang kegiatan fisik penyuluhan, survey, sampai dengan pembuatan RAB (Rancangan Angaran Biaya) dan design bagi kader teknik Desa/kelurahan. Dengan peguatan kapasitas bidang keteknikan ini harapannya nanti dengan dilaksanakannya UU Desa akan ada cukup banyak pembangunan di desa untuk pengembangan sarana dan prasarana yang akan dibangun untuk menjawabi kebutuhan ekonomi masyarakat.
       Dengan pelatihan KPMD dan Kader Teknik Desa ini diharapkan dapat membentuk kader-kader yang berkualitas, berwawasan tehnik dan sosial  yang luas serta bertanggung jawab dalam rangka mengemban amanah sebagai tim pelaku PNPM didesa masing-masing.








Sabtu, 17 Mei 2014

Gegap gempita Temu Nasional PNPM Mandiri dan Pesta Rakyat 2014



Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 8-10 Mei 2014, Kelompok Kerja (Pokja) Pengendali PNPM Mandiri bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga (K/L) pelaksana PNPM Mandiri usai menyelenggarakan Temu Nasional(Temnas) Tahun 2014. Tema Temu Nasional tahun 2014 ini adalah “Bersama PNPM Mandiri, Masyarakat Berdaya, Mandiri dan Bermartabat”.
Acara yang digelar setiap tahun ini terasa berbeda dengan kegiatan Temu Nasional sebelumnya, gegap gempita dan gebyar PNPM terasa sekali pada pelaksanaaan tahun ini. Serangkaian acara kegiatan sebenarnya telah dilangsungkan sebagai sarana kegiatan publikasi Temu Nasional 2014. Pada tanggal 23 April 2014 yang lalu telah dilakukan dialog interaktif di TVRI “Dialog Kabinet Bersatu Menjawab” dengan tema Masyarakat Berdaya, Mandiri dan Bermartabat. Narasumber yang hadir diantaranya yaitu Dr, Ir. Sujana Rojat, DEA selaku Ketua Setpokja Pengendali PNPM Mandiri, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Bidang Kesejahteraan Rakyat(Kemenko Kesra), Ir. Tarmizi A. Karim, M.Sc Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kementerian Dalam Negeri selaku Pembina PNPM Mandiri Perdesaan, Ir. Adjar Prajudi, MCM., MCE selaku Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan, Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum selaku penanggung jawab PNPM Perkotaan.

Rabu, 26 Februari 2014

DESA-DESA DI CIDAHU BANGGA PAKAI DOMAIN Desa.id


Pengetahuan masyarakat tentang teknologi informasi kini semakin meningkat. Kemajuan teknologi yang semakin menanjak tersebut menuntut warga masyarakat untuk melek ilmu pengetahuan dan menambah wawasan. Tak hanya di kota, warga desa-pun kini membutuhkan pengetahuan yang memadai guna memajukan perekonomian, pertanian maupun pengetahuan warga demi membangun desa mereka.

Selasa, 25 Februari 2014

MUSRENBANG KECAMATAN CIDAHU : Mari Wujudkan Cidahu yang Sejahtera, Mandiri dan Sehat

Camat Cidahu beserta Narasumber Musrenbangkec
Cidahu – Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi tahun 2014 digelar bersamaan dengan MAD Penetapan BLM 2014 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan dan MAD Sosialisasi TA 2014 PNPM Generasi Sehat Cerdas pada hari Rabu 12 Februari 2014 yang lalu dengan mengambil tema “Melaui Perencanaan pembangunan Partisipatif dan Program Pro Rakyat, Mari Wujudkan Cidahu yang Sejahtera, Mandiri dan Sehat”.

Kegiatan ini di hadiri seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Cidahu, Muspika Cidahu, BPMPD dan Bappeda Kabupaten Sukabumi serta Perwakilan dari anggota Dewan. Selain itu tampak hadir pula perwakilan BPD, kader pemberdayaan masyarakat, Tokoh masyarakat dan Tokoh perempuan dari masing-masing desa.

Senin, 24 Februari 2014

CARA KERJA PNPM MANDIRI PERDESAAN


PNPM Mandiri Perdesaan dilaksanakan melalui upaya-upaya pemberdayaan dan partisipasi masyarakat di wilayah perdesaan melalui tahapan-tahapan kegiatan berikut :

Sosialisasi dan penyebaran informasi program. Baik secara langsung melalui fórum-forum pertemuan maupun dengan mengembangkan/ memanfaatkan media/ saluran informasi masyarakat di berbagai tingkat pemerintahan

Proses Partisipatif Pemetaan Rumahtangga Miskin (RTM) dan Pemetaan Sosial. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menentukan kriteria kurang mampu dan bersama-sama pula menentukan rumahtangga yang termasuk kategori

PRINSIP DASAR PNPM MANDIRI PERDESAAN

Sesuai dengan Pedoman Umum, PNPM Mandiri Perdesaan mempunyai prinsip atau nilai-nilai dasar yang selalu menjadi landasan atau acuan dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan yang akan diambil dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan.  Nilai-nilai dasar tersebut diyakini mampu mendorong terwujudnya tujuan PNPM Mandiri Perdesaan. Prinsip-prinsip itu meliputi:

TUJUAN PNPM MANDIRI PERDESAAN


Tujuan Umum PNPM Mandiri Perdesaan adalah meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di perdesaan dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan. 

Tujuan khususnya meliputi:
a. Meningkatkan partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan
b.  Melembagakan pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal
c. Mengembangkan kapasitas pemerintahan desa dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan partisipatif
d. Menyediakan prasarana sarana sosial dasar dan ekonomi yang diprioritaskan oleh masyarakat
e.   Melembagakan pengelolaan dana bergulir
f.    Mendorong terbentuk dan berkembangnya kerjasama antar desa
g.  Mengembangkan kerja sama antar pemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan kemiskinan perdesaan

PROFIL KECAMATAN CIDAHU

Kecamatan Cidahu yang terletak dikaki gunung salak adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan jarak ke Ibu Kota kabupaten yaitu ±72 Km yang ditempuh dengan kendaraan selama ±2 Jam. Topografi Kecamatan Cidahu sebagian besar dataran tinggi, dengan ketinggian 500-1000 m di atas permukaan laut, suhu antara 180-300 C dan udara kurang lembab.

Luas wilayah kecamatan Cidahu adalah : 2.916,190 Ha yang terbagi atas lahan darat : 685,75 Ha, lahan sawah : 1.189,38 Ha dan kehutanan : 772,50 Ha, sedangkan batas wilayah kecamatan Cidahu adalah :
     ^  Sebelah Utara         : Kecamatan Cicurug

     ^  Sebelah Timur        : Kecamatan Cicurug

     ^  Sebelah Selatan      : Kecamatan Parungkuda

     ^  Sebelah Barat         : Kecamatan Parakansalak
Pada kondisi alam yang demikian, maka mata pencaharian penduduk pada umumnnya bertani, dimana seluruh desa bertipe petani, sedangkan sebagian lainnya kaum perempuan menjadi buruh atau karyawan pada perusahaan-perusahan besar yang ada di kecamatan Cidahu.
 Adapun desa di kecamatan Cidahu terdapat 8 Desa, yaitu :
1. Desa Cidahu
2. Desa Jayabakti
3. Desa Pondokaso Tengah
4. Desa Pondokaso Tonggoh
5. Desa Babakanpari
6. Desa Pasirdoton
7. Desa Tangkil
8. Desa Girijaya

Jumlah penduduk kecamatan Cidahu adalah 61.919 jiwa terdiri dari : 30.486 perempuan dan 31.433 laki-laki yang tersebar di 8 desa. Dari jumlah penduduk diatas terdapat 4.583 KK yang tergolong masyarakat kurang mampu. Adapun yang menjadi pendekatan guna meminimalisir angka kemiskinan yang ada di kecamatan Cidahu antara lain melalui pendekatan berbagai program sebagai berikut :

§  Program Raskin

§  Program Jamkesmas

§  Program PKH

§  Program PNPM Mandiri Perdesaan dan PNPM GSC

§  Program P3K

SEKILAS PNPM

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri Perdesaan atau PNPM-Perdesaan atau Rural PNPM) merupakan salah satu mekanisme program pemberdayaan masyarakat yang digunakan PNPM Mandiri dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di wilayah perdesaan. PNPM Mandiri Perdesaan mengadopsi sepenuhnya mekanisme dan prosedur Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang telah dilaksanakan sejak 1998. PNPM Mandiri sendiri dikukuhkan secara resmi oleh Presiden RI pada 30 April 2007 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Program pemberdayaan masyarakat ini dapat dikatakan sebagai program pemberdayaan masyarakat terbesar di tanah air. Dalam pelaksanaannya, program ini memusatkan kegiatan bagi masyarakat Indonesia paling miskin di wilayah perdesaan. Program ini menyediakan fasilitasi pemberdayaan masyarakat/ kelembagaan lokal, pendampingan, pelatihan, serta dana Bantuan Langsung untuk Masyarakat (BLM) kepada masyarakat secara langsung. Besaran dana BLM yang dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk.
Dalam PNPM Mandiri Perdesaan, seluruh anggota masyarakat diajak terlibat dalam setiap tahapan kegiatan secara partisipatif, mulai dari proses perencanaan, pengambilan keputusan dalam penggunaan dan pengelolaan dana sesuai kebutuhan paling prioritas di desanya, sampai pada pelaksanaan kegiatan dan pelestariannya.
Pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan berada di bawah binaan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Departemen Dalam Negeri. Program ini didukung dengan pembiayaan yang berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dana hibah dari sejumlah lembaga pemberi bantuan dibawah koordinasi Bank Dunia.

Minggu, 23 Februari 2014

Video Dokumenter Kegiatan Posyandu dan Pos pergizi PNPM Mpd Generasi



Sebuah Video Dokumenter Kegiatan Kesehatan (Posyandu dan Pos Pergizi) PNPM Mpd Generasi Kecamatan Cidahu Kab. Sukabumi.

Pembangunan Kesehatan adalah bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Pembangunan kesehatan tersebut merupakan upaya seluruh potensi bangsa ini, baik masyarakat, swasta maupun pemerintah. Keadaan gizi yang tidak seimbang dapat mempengaruhi status gizi dan pada akhirnya menimbulkan masalah gizi. 

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Pos pergizi merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu. Pos pergizi merupakan salah satu strategi yang efektif dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak di waktu yang akan datang. 
Melalui Pos pergizi ini diharapan dapat : 
1. Merehabilitasi anak-anak malnutrisi
2. Mempertahankan status gizi baik dengan melakukan kebiasaan baru di rumah
3. Mencegah terjadinya anak malnutrisi di masa yang akan datang

Pentingnya gizi dalam kehidupan bangsa Indonesia sudah diungkapkan oleh Bapak Gizi Indonesia Prof. Poerwo Soedarmo pada awal kemerdekaan RI, beliau juga yang menggagaskan Hari Gizi Nasional sebagai awal gerakan pendidikan gizi kepada masyarakat. Akhirnya disepakatilah bahwa setiap tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional.

Keberhasilan pelaksanaan Pos pergizi ini sangat ditentukan oleh komitmen dan keterlibatan penuh semua pihak terutama Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat. 
Semoga menjadi Motivasi Kita untuk peningkatan kapasitas fasilitasi dan Mitra kerja lebih efektif dengan Dinas Kesehatan dan Pendidikan..
Bravo PNPM Cidahu...!!
Bravo Juga PNPM Generasi SUkabumi...!!