SELAMAT BERKUNJUNG DI BLOG PNPM MANDIRI PERDESAAN - GENERASI KEC. CIDAHU KAB. SUKABUMI

Kamis, 02 Januari 2014

Ibu Yuyum...Pemberdaya Sejati

Ibu Yuyum Yulianti Arsyad adalah seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Kampung Legoknyenang yang merupakan Kampung yang ada di Desa Cidahu Kecamatan Cidahu yang letaknya di Kaki Gunung Salak.  Atas perjuangannya yang tulus dan tanpa pamrih yang telah dilakoninya bertahun-tahun bersama suami, keluarga besar dan para pelaku PNPM Desa Cidahu, membuatnya dianugerahi Penghargaan Kader Pemberdayaan Masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang diapresiasi oleh Pemprov Jawa Barat. Kerja keras segenap lapisan masyarakat Kp. Legoknyenang telah membuka mata, hati dan telinga para petinggi Kabupaten Sukabumi dan Pemprov Jawa Barat.
Dahulu, Kp. Legoknyenang merupakan daerah yang jauh tertinggal. Untuk kegiatan Posyandu/ Kesehatan Ibu-Anak dan Pendidikan Non Formal dilaksanakan disalah satu rumah Kader (Ibu Yuyum-Bp Arsyad ) dan masjid, sedangkan untuk Pendidikan Formal (SD – SLTP) anak sekolah harus menelusuri jalan setapak ke arah  Pusat  Desa  atau  SDN 1 Cidahu dan tempat layanan kesehatan masyarakat harus ke Bidan Desa/Puskesmas yang jaraknya kurang lebih 3 km apalagi jika musim hujan / Kondisi jalan becek dan licin membuat anak sekolah, ibu hamil, bayi dan balita dari kampung tersebut terhambat untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
Untuk Mengantisipasi permasalahan tersebut, masyarakat bahu membahu membuka akses jalan yang tadinya jalan setapak/ tanah menjadi jalan kampung atau Desa yang bisa di akses roda empat dengan cara dibuka dan perkerasan selama kurun waktu 2 tahun. Di Kampung Legoknyenang  dan Cihaneuleum berdiri PAUD  yang tempatnya di salah satu rumah penduduk(Ibu Yuyum-Bp Arsyad). Karena jauhnya tempat layanan pendidikan, anak usia 7, 8 dan 9 tahun masih bergabung di PAUD. Hal tersebut menjadi cikal bakal pemikiran Ibu Kader Posyandu Sekaligus Tutor PAUD Ibu Yuyum-Bp Arsyad  dan Hj. Astriah yang disampaikan di Musrenbangdes, Musdus dan DTKP untuk dibangun tempat layanan kesehatan (PYD) dan Pendidikan Dasar (Kelas Jauh SDN 1 Cidahu).
Dari  harapan tersebut di Tahun 2008, di Bangun Posyandu dari PNPM Generasi  Desa  Cidahu  di atas  Tanah Hibah dari Ibu Yuyum-Bp Arsyad seluas 100m. Untuk  memaksimalkan  bangunan  Posyandu , Setelah Kegiatan  Posyandu  digunakan untuk pelaksanaan PAUD. Untuk membuktikan keseriusan masyarakat Legok nyenang dan Cihaneuleum terhadap  dibangunnya tempat layanan pendidikan, maka atas izin UPTD Pendidikan dan Kepala  Sekolah  SDN 1 Cidahu warga yang  dikoordinir  Oleh  Ibu  Kader  Posyandu menyelenggarakan SD Kelas Jauh di tahun 2009 dengan  tenaga Pengajar 2 Orang dan salah satunya Kader  Posyandu (Ibu Hj. Aas) dan  jumlah  Murid  Kelas  Satu 36 Siswa,  dan Tempatnya  Menggunakan Mesjid yang  dibangun di atas Tanah Wakap dari Ibu Yuyum-Bp Arsyad(+ 400 M). Dengan  keseriusan  tersebut  Akhirnya   tahun  2010 di bangun Satu Lokal RKB oleh PNPM Generasi di Tanah Hibah  dari Ibu Yuyum–Bp Arsyad seluas  800 m2.


Di tahun 2010, Kelas  jauh  tersebut  sudah  memiliki  2  Kelas  Siswa  yang baru ditampung Satu Lokal RKB, sehingga Masih Tetap mempergunakan Mesjid dan selebihnya (Kelas 3-6) masih di SDN 1 Cidahu, untuk Tenaga Pengajar 3 orang yang semuanya disuport  dan Honorior TKS dari PNPM Generasi s.d tahun 2011. Akses jalan yang sudah dibuka dan diperkeras oleh Masyarakat Sepanjang 862 Meter dengan  tebal 2,5 m,tahun 2011 di tingkatkan/di aspal oleh PNPM Mandiri Perdesaan.Diawal tahun 2012 Lewat perjuangan Akhirnya Status Kelas Jauh Menjadi sekolah Dasar Negri 3 Cidahu (Depinitif) Dengan  Satu Kepala Sekolah (PNS), Satu Guru Olah Raga (PNS) dan 2 guru Honor Yang Dibantu dana BOS.Ditahun 2013 dibangun 2 lokal RKB dari dinas pendidikan Kabupaten Sukabumi yang menggunakan tanah hibah Tersebut di atas.Sampai saat ini untuk menjawab kekurangan ruang belajar Siswa masih tetap memakai mesjid dengan jumlah Murid 78 Siswa Sedang Ruang Guru/ Kantor Menumpang di Rumah salah satu Penduduk disekitar Sekolah Bentuk Partisipsi Masyarakat yang tinggi serta kerelawanan Ibu Yuyum-BP Arsyad, kampung Legok nyenang dan Cihaneuleum talah memiliki apa yang mereka harapkan yang sebelumnya tidak ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Komentar